Media Sosial (5) : Apa itu Budaya Digital?
Atthariq Sihabudin Suhrawardi, Cikarang, 28/10/2021
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dilansir dari kangnawar.net, Budaya atau kultur digital adalah produk dari teknologi yang meresap dan akses tanpa batas ke informasi, sebuah produk dari inovasi teknologi digital yang memiliki karakter disruptif dalam kehidupan dan gaya hidup digital masyarakat kita. Namun, ada yang memberi definisi budaya kultur digital adalah “konsep (yang) menyelimuti” yang menggambarkan gagasan bahwa teknologi dan internet secara signifikan membentuk cara kita berinteraksi, berperilaku, berpikir, dan berkomunikasi sebagai manusia dalam lingkungan masyarakat.
- Contoh kultur digital :
Aktivitas blogging, ngeblog termasuk salah satu contoh kultur digital, budaya digital. Bahkan blogging termasuk contoh awal dan permulaan seiring dengan perkembangan dunia internet.Dalam kesehariannya, blogger terhubung dengan dan dalam jaringan internet. Waktu yang dibutuhkan, sangat beragam, tergantung kebutuhan. Ide yang dituangkan dalam blogging, selalu bermunculan. Artinya, lahir dan munculnya karya-karya dan kreasi blogger dari ide-ide yang dimilikinya telah menjadi budaya. Sampai dengan saat ngeblog menjadi sebuah kebutuhan, maka di situlah ngeblog menjadi varian dari sekian banyaknya kultur digital.
-Dampak dari budaya digital di masyarakat
a) Isu Penting
Digitalisasi menjadi penting adanya karena temuan-temuan manusia tersebut pasti akan berdampak kepada perubahan dalam relasi-relasi sosial. Relasi sosial yang terinterupsi dengan adanya hasil perkembangan dari teknologi digital. Tidak hanya itu, upaya untuk mengembangkan diri dan komunitas dengan memanfaatkan teknologi digital semakin cepat sehingga orang bisa mengakses informasi digital yang dapat mengembangkan kapabilitas kemampuan dari individu tersebut. Dengan adanya perkembangan teknologi digital ini maka diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih berkualitas dan perkembangan manusia menjadi lebih cepat.
b) Perubahan Sosial
Dengan adanya digitalisasi, segala sesuatu terlihat menjadi lebih cepat. Era digitalisasi dimana segala sesuatu mudah diakses, harus membuat manusia-manusia menjadi manusia yang lebih pintar karena akses yang mudah. Kelemahannya adalah kurangnya kemauan untuk bisa tekun mengakses dan membaca.
c) Kolaborasi Tradisi
Dalam sebuah era yang baru, harus dapat disadari bahwa hal tersebut dapat membuat sebuah benturan budaya atau clash of civilization. Seperti misalnya kebiasaan tradisional yang berubah atau yang tidak dilakukan lagi. Seperti misalnya tradisi memberi salam atau ucapan dengan kartu yang sudah berubah, yang mana masyarakat sekarang ini hanya mengirimkan satu pesan saja.
Kesimpulan yang dapat kita ambil dari pembahasan kita kali ini yaitu, budaya digital adalah suatu budaya dengan perantara media digital yang masuk dan berkembang di masyarakat sekitar kita. Budaya digital itu ada banyak, tetapi salah satu contohnya yaitu kegiatan nge-blog/menjadi blogger, hal ini dikarenakan menjadi seorang blogger kita dapat mengekspresikan diri kita, hasil buah pikiran kita, dll, untuk dipublikasikan ke media digital. Adapun dampak dari budaya digital ini telah disebutkan diatas, menurut saya untuk menanggapi tentang dampak dari budaya terebut yaitu dengan cara menggunakan media digital untuk hal-hal positif dan bermanfaat supaya berguna bagi diri kita sendiri dan orang lain. Sekian, Wassalamualaikum Wr. Wb.
Sumber Materi :
- https://kangnawar.net/apa-itu-budaya-kultur-digital/
- https://unpar.ac.id/budaya-digital-membangun-atau-mendestruksi/
Komentar
Posting Komentar