Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

PKS

J adi disekolah gue itu sering diadakan PKS, apa itu PKS ? PKS itu sejenis sama Razia gitu... mana di SMP gue PKS itu ada 2, yaitu: PKS barang dan rambut. Gue juga heran kenapa sampe rambut juga dirazia sama pihak sekolah coba.. padahal gue pada saat itu sayang banget sama rambut gue. Pada saat PKS barang, gue gak pernah khawatir karena gue gak pernah bawa barang-barang yang dilarang sama sekolah. Tapi pada saat PKS rambut gue paling takut... Kenapa? Karena gue tuh aling males klo kena PKS soalnya gue pernah kena beberapa kali, dan setiap kali kena pas pulangnya gue selalu dimarahin sama bokap nyokap gue katanya “ Kamu gak punya mulut apa!!! Klo ada gitu bilang klo bsok mau potong sendiri gitu “ kata mereka. Soalnya begitu mereka liat rambut gue yang kayak danau kering ditengah-tengah hutan alias pitak parah... Makanya setelah kena pertama kali dan udah tau rasanya... gue gak mau kena lagi.. Makanya setiap ada gitu lagi.. gue pun ikutin kata-kata bokap nyoka...

BODREX

S etelah gue kenal dengan anak yang gue sebutin di Prolog, tentu saja gua kenal sama temen-temen yang lain. Karena perkenalan kami yang tidak seperti biasa dan anak-anaknya seru buat diajak main, jadi gue sering main sama mereka. Pada awalnya ini hanyalah pertemanan yang biasa tapi lama-lama kami menjadi semakin akrab dan saling melindungi satu sama lain jika ada yang terkena masalah. Dan hampir setiap istirahat dan kalo ada jam kosong kami sering bermain ke ruangan BP dan perpustakaan untuk ngadem karena dikelas kami ruangannya sangat panas, gerah, dan berbagai macam aroma jadi kami pun memutuskan jika ada jam kosong untuk keluar kelas. Karena kami sering bermai ke ruang BP dan memang banyak guru yang ada disana jadi kami cukup dikenal dengan beberapa guru yang ada disana. Dan karena keseringan kami disana kami pun diberi julukan oleh beberapa guru, ada yang menyebut kami Boyband, Genk, dan Bodrex. Karena julukan itu pun kami jadi dikenal dengan sebutan Bodrex. ...

PROLOG

H ari ini adalah hari pertama masuk tahun ajaran baru, setelah beberapa hari sibuk mondar-mandir ngurusin pendaftaran sekolah dan pada akhirnya gue dapat diterima di SMP yang gue inginkan. Pada hari pertama masuk sekolah, gue sebagai murid baru tentu saja gue berpenampilan se-rapi dan se-bagus mungkin, karena ini sebagai awal yang bagus untuk menunjukkan ke calon temen-temen gue kalo gue itu orangnya selalu rapi dan bersih. Dari rumah gue diantar oleh bokap gue ke sekolah dengan motor. Sekitar 30 menit kemudian gue pun tiba disekolah, lalu gue pun masuk ke kelas yang sudah dibagikan ke masing-masing murid yang diterima disekolah itu. Ketika masuk kelas eh, gue gak nyangka rupanya temen SD gw yaitu: Vito dan Amar yang dulu pernah sekelas sama gue ketemu lagi. Dan sialnya mereka duduk barengan sedangkan gue ditinggal duduk sendirian. Gak beberapa lama kemudian, kakak OSIS pengawas kelasnya pun datang dan menyuruh kami untuk memperkenalkan diri masing-masin...